MANDUTA – MAN 2 Tulungagung kembali menjadi pusat kegiatan edukatif remaja melalui kegiatan Gempita x Spektra x Remaka yang dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026 di lingkungan MAN 2 Tulungagung. Kegiatan ini diikuti 49 peserta dari 7 PIK-Remaja se-Tulungagung sebagai upaya memperkuat keterampilan hidup, wawasan gizi seimbang melalui materi “Isi Piringku”, serta kreativitas remaja melalui praktik membuat kerajinan tangan.
Sejak awal kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti sesi materi life skill yang menekankan pentingnya kemampuan remaja dalam mengelola diri, mengambil keputusan yang tepat, bekerja sama, dan membangun sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, peserta mendapatkan penguatan pemahaman tentang “Isi Piringku” sebagai panduan pola makan seimbang, agar remaja mampu menjaga kesehatan, kebugaran, dan produktivitas belajar. Rangkaian agenda kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan beberapa kerajinan tangan, termasuk upaya mengolah dan memanfaatkan barang bekas menjadi produk bernilai guna.

Pembina PIK-R MAN 2 Tulungagung, Karisma Khoirul Hidayah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan kolaboratif ini dirancang agar remaja tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki pengalaman langsung yang bisa diterapkan. “Melalui Gempita x Spektra x Remaka, kami ingin remaja mendapatkan bekal nyata—mulai dari pemahaman life skill yang berguna untuk masa depan, pengetahuan isi piringku untuk menjaga pola hidup sehat, hingga keterampilan mengolah barang bekas menjadi kerajinan yang bermanfaat. Harapannya, peserta pulang membawa ilmu sekaligus karya,” ujarnya.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir., M.Pd.I, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini karena selaras dengan penguatan karakter dan kecakapan abad 21 di madrasah. “Madrasah sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan nilai tambah bagi peserta didik, terutama dalam hal life skill, kepedulian terhadap kesehatan, dan kreativitas. Semoga sinergi PIK-Remaja se-Tulungagung yang dilaksanakan di MAN 2 Tulungagung ini menjadi contoh kolaborasi positif yang sejalan dengan pembinaan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur,” tegasnya.
Tujuan kegiatan ini diarahkan pada tiga hal utama, yaitu menambah keterampilan remaja dalam membuat kerajinan tangan sekaligus mengubah barang bekas menjadi barang jadi, memberikan wawasan tentang pentingnya life skill dalam kehidupan, serta memperkuat pengetahuan remaja terkait pedoman “Isi Piringku”. Dengan terselenggaranya Gempita x Spektra x Remaka di MAN Tulungagung, diharapkan jejaring PIK-Remaja di Kabupaten Tulungagung semakin solid dan mampu menghadirkan program pembinaan yang konsisten, aplikatif, serta berdampak nyata bagi remaja.


Komentar Terbaru